waktu ibarat anak panah,sekali melesat tak mungkin kembali lagi

Tampilkan postingan dengan label Linux. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Linux. Tampilkan semua postingan

Instalasi dan konfigurasi XAMPP

Terdapat 6 langkah praktis dalam proses instalasi xampp di Linux
  1. Download
  2. Installation
  3. Start
  4. Test
  5. Configuration
  6. Demo
Jika proses instalasi kita analogikan seperti perang, maka sebelum dimulai kita membutuhkan beberapa amunisi untuk mendukung proses instalasi. Lalu, apa saja yang kita butuhkan?
  1. Hal pertama yang kita butuhkan adalah Niat. *yaiyalah..*
  2. Komputer / Laptop *pastinya!*
  3. Koneksi Internet lumayan cepet
  4. OS Linux (Kebetulan saya menggunakan Ubuntu 9.10)
  5. XAMPP Linux ( sampai saat ini yang terbaru adalah versi 1.7.3a)
So, gak usah basa-basi lagi, mari kita mulai proses instalasi ini dengan membaca “Bismillahirrahmanirrahiim…”

Step 1. Download

Download XAMPP Linux 1.7.3a

Step 2. Installation

  • Masuk ke Linux Shell atau Terminal
  • Lalu Login sebagai System Administrator (root) —> su
  • Extract file XAMPP ke direktori /opt —> tar xvfz xampp-linux-1.7.3a.tar.gz -C /opt

Step 3. Start

Setelah instalsi selesai, sekarang waktunya kita menjalankan (running) XAMPP —> /opt/lampp/lampp start
dan akan ada tampilan seperti dibawah ini,
Jika yang muncul bukan seperti gambar di atas maka telah terjadi sebuah “kecelakaan”. Akan muncul kalimat Another web server daemon is already running” dan “Another MySQL daemon is already running”. Maksud saya adalah telah terjadinya sebuah crash/bentrok antara 2 service yang sedang berjalan secara bersamaan. Solusinya adalah dengan mematikan salah satu service apache dan mysql-nya terlebih dahulu.
“Kecelakaan” yang saya maksud adalah sbb,
Untuk mengatasi hal tersebut, saya akan mematikan service daemon terlebih dahulu agar XAMPP berjalan normal.
Mematikan service Apache Daemon —> /etc/init.d/apache2 stop
Mematikan service MySQL Daemon —> /etc/init.d/mysql stop

Step 4. Test

Okay, sekarang XAMPP sudah terinstal di komputer Anda, lalu bagaimana mengeceknya?
Segera buka Web Browser anda lalu ketik di address bar —> http://localhost
maka akan tampil seperti di bawah ini,

Jika sudah, sekarang kita bisa menjalankan script PHP di Ubuntu kita.

Step 5. Configuration

Seperti kita ketahui bersama,baik di Windows maupun di Linux, default penyimpanan script PHP adalah di folder htdocs dan untuk memanggil file tersebut kita harus mengetik —> http://localhost/nama_file.php
Jadi setiap kita membuat sebuah file berekstensi .php dan akan menjalankannya di browser, maka file tersebut haruslah diletakkan di folder htdocs (alamat default di Ubuntu —> /opt/lampp/htdocs)
Untuk memudahkan penyimpanan sekaligus agar file-file PHP yang kita buat terpusat, maka kita butuh mengkonfigurasi direktori Web Server.

Konfigurasi Direktori Web Server

  1. Masuk ke Linux Shell atau Terminal
  2. Membuat folder di direktori Home —> mkdir public_html (nama folder bisa disesuaikan)
  3. Membuat symbolic link ke direktori htdocs —> sudo ln -s /public_html /opt/lampp/htdocs/$USER
  4. Konfigurasi file httpd.conf —> sudo nano /opt/lampp/etc/httpd.conf
  5. Cari bagian untuk konfigurasi “DocumentRoot”
  6. Tambahkan direktori “matahari” (folder $USER) sehingga menjadi —> /opt/lampp/htdocs/matahari
  7. Tekan F2 lalu “y” (tanpa tanda kutip) untuk menyetujui dan ENTER
  8. Restart XAMPP —> sudo /opt/lampp/lampp restart

Step 6. Demo

huft,, untung file html postingan ini gw backup,, tadi lagi asik2 nulis artikel eh koneksinya putus!! dan pas gw reload gak kesimpen ke Draft!! Alhamdulillah… selamet.. selamet.. *gak penting* :D
Baiklah, sekarang saatnya kita menjajal PHP di Ubuntu. Kalau saya biasa coding pake sebuah aplikasi editor bernama Geany. Apa itu Geany? Intinya Geany adalah aplikasi editor ringan yang dapat digunakan untuk menjalankan berbagai macam bahasa pemrograman, seperti PHP, Java, C, C++, HTML, Latex, Pascal, Ruby, Python, dll.
  • Install Geany —> sudo apt-get install geany
  • Setelah selesai, buka Geany di Menu-> Programming-> Geany
  • Jika Geany sudah terbuka, klik menu File-> New (with Template)-> pilih PHP source file
  • Lalu coba ketik Script dibawah ini


Halo semuanya !


echo ‘Hari ini tanggal ’;
echo date(‘d-F-Y’);
?>

  • Simpan dengan nama tes.php
  • Buka Browser lalu ketik di Address Bar —> http://localhost/tes.php

Mengaktifkan Root Di Linux

Seperti yang kita ketahui bahwa root merupakan super user / admin di sistem operasi Linux. biasanya setelah kita selesai menginstal linux kita dapat login sebagai user yang telah kita buat sebelumnya, tetapi saat itu root belum diaktifkan walaupun kita dapat menggunakan perintah $ sudo untuk mengeksekusi perintah sebagai root.
root mempunyai hak akses atas semua file, folder, dan user yang ada di sistem operasi dan memberikan hak akses kepada user tersebut. Untuk itu kendali root hanya boleh dipegang oleh admin saja.
untuk mengaktifkan root dapat melalui PANELS, pilih System –> Administration –> User and Groups (ini langkah – langkah di ubuntu), lalu akan muncul users setting

lalu pilih Manage Groups, dan pilih root lalu masukkan password.
jika cara di atas tidak bisa, lakukan lewat terminal. buka terminal dari Applications –> Accesories –> Terminal ( langkah – langkah di ubuntu ). setelah terminal terbuka masukkan perintah :
$ sudo su
lalu masukkan password user

setelah itu ketik perintah untuk merubah password $ paswd
dan masukkan password sesuai yang anda inginkan.
setelah berhasil coba logout lalu login dengan username root dan masukkan password, jika sudah masuk ke desktop berarti anda sudah login sebagai root.

GRUB di Linux

pernah dengar kata GRUB? Pernah, eh blum ding
Beda loh sama GRUP, tau dimana bedanya? Yang pasti huruf terakhirnya beda,
jiah kalo itu semua juga tau jek, – enak aja lu panggil gw jek
huss… udah jangan ribut.
klo grup tu yang saya tau memiliki persamaan kata dengan kelompok misalnya grup music atau grup game…atau apalah yang penting grup-grupan. Nah kalau Grub yang satu ini adalah grup-grupan boot loader, dengan kata lain GRUB adalah boot manager (kalo di windows). Apa itu boot manager? Boot manager adalah tempat perkumpulan command-command boot system sebelum system melakukan inisialisasi kernel.
Nah saat ini saya coba sharing bagaimana berkreasi di GRUB yang ada di OS linux, berikut ini caranya
  1. siapkan es the manis disamping komputer
  2. hidupkan komputer
  3. masuk ke linux system (pastinya lah)
  4. buka terminal dengan cara applications > accessories > terminal (oia saya pake linux blankon, nanggar). Yg pasti masuk ke terminal/consol
  5. login sebagai root, saya pake perintah sudo su karena menggunakan blankon OS
  6. ketik gedit /boot/grub/menu.lst (enter)
taranggg… berikut ini isi dari file menu.lst, mari berkreasi (perhatikan command yang tercetak tebal)
# menu.lst – See: grub(8), info grub, update-grub(8)
## default num
# Set the default entry to the entry number NUM. Numbering starts from 0, and
# the entry number 0 is the default if the command is not used.
default 0
#[pilihan boot yang akan di load secara otomatis ketika komputer dinyalakan. Angka 0 adalah pilihan pertama dari menu boot yang tersedia (lihat bagian Automatic kernel list)]
## timeout sec
# Set a timeout, in SEC seconds, before automatically booting the default entry
# (normally the first entry defined).
timeout 5
#[Waktu yang diperlukan untuk menunggu respon keyboard terhadap pilihan boot diatas. Angka 5 menunjukan jumlah detik. Dalam 5 detik system akan meloading pilihan 0 secara otomatis]
## hiddenmenu
# Hides the menu by default (press ESC to see the menu)
#hiddenmenu
#[pilihan ini akan menyembunyikan list menu pada tampilan GRUB. Untuk memunculkan menu tekan Esc ketika GRUB muncul]
# Pretty colours
#color cyan/blue white/blue
#[command ini untuk menampilkan warna pada grub, bisa menggunakan cyan/blue atau white/blue]
# Splash Image
splashimage = /boot/grub/logo1update.xpm.gz
#[command ini untuk memasukan gambar ke dalam tampilan GRUB]
#password topsecret
#[nah klo yang ini digunakan untuk mempassword GRUB biar gak ada yg coba2 utak atik]

## ## End Default Options ##
#[boot normal = 0]
title                  BlankOn Nanggar, kernel 2.6.28-11-generic
uuid                 71b646dc-f3fd-46c0-9052-4f7181a0ff4a
kernel              /boot/vmlinuz-2.6.28-11-generic root=UUID=71b646dc-f3fd-46c0-9052-4f7181a0ff4a ro quiet splash
initrd               /boot/initrd.img-2.6.28-11-generic
quiet
#[Recovery mode = 1]
title                  BlankOn Nanggar, kernel 2.6.28-11-generic (recovery mode)
uuid                 71b646dc-f3fd-46c0-9052-4f7181a0ff4a
kernel              /boot/vmlinuz-2.6.28-11-generic root=UUID=71b646dc-f3fd-46c0-9052-4f7181a0ff4a ro  single
initrd               /boot/initrd.img-2.6.28-11-generic
#[Test Memory = 2]
title                  BlankOn Nanggar, memtest86+
uuid                 71b646dc-f3fd-46c0-9052-4f7181a0ff4a
kernel              /boot/memtest86+.bin
quiet
### END DEBIAN AUTOMAGIC KERNELS LIST
tips:
[untuk menghilangkan command loader tinggal ditambahkan karakter '#' (tanpa tanda petik) sebelum nama commandnya. Misalnya
#title                BlankOn Nanggar, memtest86+
#uuid               71b646dc-f3fd-46c0-9052-4f7181a0ff4a
#kernel            /boot/memtest86+.bin
#quiet
maka loader Test Memory diatas tidak akan ditampilkan di menu GRUB]
selesai, tinggal kreasi masing-masing aja mau digimanakan GRUB-nya yang penting hepi, cukup merubah nilai-nilai yang ada di command yang tercetak tebal, diluar dari itu kami tidak bertanggungjawab jika terjadi kerusakan pada GRUB anda.
Warning : kesalahan konfigurasi GRUB bisa menyebabkan serangan jantung, eh salah kayak rokok aja nih – ngaco nih orang yang bener dong?, -oke yang benar system tidak bisa diloading.
Waspadalah…waspadalah..waspadalah.
Semoga bermanfaat.

i nstalasi File di LINUX

Pada linux terdapat beberapa file / package instalan seperti tar.gz , tar.bz2 , .deb, .rpm,..
untuk menginstal file .tar.gz extract terlebih dahulu dengan mengklik kanan lalu pilih extract atau dapat melalui terminal dengan mengetikkan
$ tar xzvf nama file.tar.gz
lalu masuk ke folder hasil extract
$ cd folder ekstrak

dan lakukan langkah berikut untuk memastikan tidak ada masalah,.
$./configure
jika ada paket lain yang perlu diinsta, instal terlebih dahulu.
setelah itu lakukan kompilasi
$make
lalu instal sebagai root
$su
#make install

berikutnya adalah cara instal package .deb . menginstal package .deb lebih mudah dari mengisntal file .tar , karena .deb secara otomatis akan melakukan configure dan kompilasi.
untuk menginstal file .deb, masuk terlebih dahulu ke folder di mana terdapat package tersebut.
$ cd folder package
lalu instal package tersebut
$ sudo dpkg -i package.deb
biasanya dalam menginstal suatu software di linux, setiap file akan membutuhkan file – file lain atau depencies file. untuk itu kita harus siap untuk mencari file – file tersebut.
sebenarnya untuk menginstal di linux dapat menggunakan cara mudah dengan
$ sudo apt-get install nama_software
dengan cara koneksi ke server repository’a, maka secara otomatis file tersebut akan terinstal. tetapi tidak ada salahnya tahu cara menginstal secara manual.

MERUBAH UBUNTU LUCID KE MINT 9 ISADORA

Tahukah anda bahwa anda bisa merubah distribusi Linux Ubuntu anda menjadi distro lain yang masih seketurunan dengan Ubuntu, misalnya Linux Mint?
Mengapa hal ini bisa dilakukan?
Jawabannya sederhana, karena Linux Mint (dan turunan Ubuntu lainnya) kompatibel satu sama lain. Paket-paket yang dibuat khusus untuk Linux Mint bisa digunakan Ubuntu dengan release base yang sama. Misalnya Ubuntu Lucid dan Linux Mint Isadora dimana Linux Mint 9 menggunakan paket-paket Ubuntu 10.04.
Cara Merubah Ubuntu 10.04 Desktop menjadi Linux Mint 9 Isadora
Tambahkan repository berikut ke daftar repository anda. Anda bisa copy-paste ke file /etc/apt/sources.list
1
2
3
deb http://packages.linuxmint.com/ isadora main upstream import
deb http://archive.canonical.com/ubuntu/ lucid partner
deb http://packages.medibuntu.org/ lucid free non-free
Gunakan perintah:
1
sudo gedit /etc/apt/sources.list
lalu simpan. Atau menggunakan Synaptic Package Manager
memasukkan repositories ke synaptic package manager
Setelah itu update informasi paket yang baru
1
sudo apt-get update
atau klik tombol reload di synaptic.
Untuk menginstal keseluruhan paket, install paket meta:
mint-meta-gnome
Atau pilih per-paket melalui Synaptic Package Manager.

Linux File Directory Structure

Jika kita ingin belajar linux lebih mendalam, hal yang paling dasar dipahami adalah truktur direktori pada linux itu sendiri. Pada dasarnya semua linux memiliki struktur direktori yang sama. Struktur direktori Linux berbeda dengan struktur direktori yang ada pada Windows ataupun MS-DOS. Setiap direktori memiliki fungsi yang berbeda-beda. Contoh bahwa direktori /bin berfungsi untuk menyimpan semua perintah dasar pada Linux. Sehingga struktur direktori di Linux disebut Filesystem Hierarchy Standard (FHS).
Untuk memudahkan memahami tentang FHS di Linux, anda dapat memperhatikan ilustrasi dibawah seperti yang dibuat oleh linuxconfig.org :
credit images : www.linuxconfig.org

* /bin direktori yang berisi file-file binary standar yang dapat digunakan oleh seluruh user baik user biasa maupun super user (perintah dasar dalam linux)
* /boot direktori yang berisi file-file untuk booting Linux
* /dev direktori yang berisi file system khusus yang merupakan refleksi device hard-ware yang dikenali dan digunakan sistem seperti Hard Disk, Floppy Disk, Flash Disk, dll
* /etc direktori yang berisi file-file konfigurasi sistem, dan hanya boleh diubah oleh super user
* /home direktori yang berisi yang merupakan direktori home untuk semua user
* /lib direktori yang berisi file-file library yang digunakan untuk mendukung kerja kernel Linux
* /mnt merupakan direktori khusus yang disediakan untuk mounting (mengaitkan) device disk storage ke sistem dalam bentuk direktori
* /proc berisi file system khusus yang menunjukkan data-data kernel setiap saat
* /root direktori home untuk user root (user khusus dengan priviledges hampir tak terbatas.
* /sbin direktori yang sama seperti direktori /bin, tetapi hanya super user yang se-baiknya menggunakan binary- binary tersebut mengingat fungsi-fungsi binary yang terdapat di direktori ini untuk maintenance sistem
* /tmp berisi file-file sementara yang dibutuhkan sebuah aplikasi yang sedang berjalan
* /usr direktori yang berisi library, binary, dokumentasi dan file lainnya hasil instalasi user
* /var direktori yang berisi file-file log, mailbox dan data-data aplikasi
FHS ini berlaku untuk semua distro (Ubuntu, Red Hat, Fedora, etc.).
Referensi :
linuxcommand.org

Menjadikan hp sebagai modem bluetooth di Ubuntu

Menggunakan handphone (hp) sebagai modem meningkatkan efisiensi perangkat yang Anda miliki. Namun lebih praktis lagi jika akses dapat dilakukan tanpa kabel, yaitu melalui bluetooth. Apabila Anda menggunakan Ubuntu atau distro Linux berbasis Debian, berikut ini langkah-langkahnya.
Tidak seperti menggunakan kabel USB, akses menggunakan bluetooth memerlukan otentifikasi. Komputer akan mengakses handphone, berarti handphone perlu memberikan izin. Kita lakukan dengan cara mudah saja, yaitu dengan membuat komputer sebagai trusted device bagi handphone dimana kedua perangkat tidak perlu konfirmasi password.
Berikut ini langkah pada handphone Nokia N73:
1. Tekan tombol Menu, Peralatan, Bluetooth, Aktifkan Bluetooth.
2. Arahkan joypad ke kanan untuk ke menu Pasangan Perangkat guna proses pengenalan (pairing).
3. Masuk ke Pilihan, Perangkat baru. Sejenak handphone akan mencari perangkat bluetooth lainnya yang aktif, dalam hal ini komputer, katakanlah bernama notebook-0.
4. Pilihlah, lalu handphone akan meminta password, masukkan 1234. Di komputer akan tampil juga permintaan password, masukkan 1234. Lalu aturlah di handphone agar notebook-0 terkoneksi tanpa otoritas.
Langkah tersebut di atas hanya dilakukan sekali saja.
Selanjutnya di sisi komputer. Kita akan deteksi identitas handphone. Bukalah konsole, ketik:
$ sudo gedit /etc/apt/sources.list.d/rab.list

Atau bila Anda menggunakan Kubuntu:
$ sudo kate /etc/apt/sources.list.d/rab.list

Isilah dengan satu baris berikut ini:
deb http://debian.rab.co.id/custom ./
Simpan dan tutup text editor, lalu perbaharui daftar paket:
$ sudo apt-get update
Kemudian pasang paket terkait:
$ sudo apt-get install bluetooth-modem
Lalu deteksi modemnya:
$ sudo bluetooth-modem
Perintah diatas akan melakukan konfigurasi otomatis dan membuat file /etc/bluetooth/rfcomm.conf yang berisi seperti di bawah ini:
rfcomm0 {
bind yes;
device 00:19:79:DE:0B:AC;
channel 2;
comment "N73";
}

Berikutnya buatlah file /etc/wvdial.conf dengan cara:
$ sudo gedit /etc/wvdial.conf
Atau bila Anda menggunakan Kubuntu:
$ sudo kate /etc/wvdial.conf
Masukkan baris-baris berikut ini:
[Dialer Defaults]
Init1 = ATZ
Init2 = AT+CGDCONT=1,"IP","internet"
Baud = 115200
Modem = /dev/rfcomm0
Phone = *99#
Password = 1
Username = 1

Sesuaikanlah Init2 (APN), Username, dan Password. Simpan, tutup text editor, lalu jalankan:
$ sudo wvdial
--> WvDial: Internet dialer version 1.60
--> Cannot get information for serial port.
--> Initializing modem.
--> Sending: ATZ
ATZ
OK
--> Sending: AT+CGDCONT=1,"IP","internet"
AT+CGDCONT=1,"IP","internet"
OK
--> Modem initialized.
--> Sending: ATDT*99#
--> Waiting for carrier.
ATDT*99#
CONNECT
~[7f]}#@!}!} } }2}#}$@#}!}$}%\}"}&} }*} } g}%~
--> Carrier detected. Waiting for prompt.
~[7f]}#@!}!} } }2}#}$@#}!}$}%\}"}&} }*} } g}%~
--> PPP negotiation detected.
--> Starting pppd at Fri Jun 5 12:56:43 2009
--> Pid of pppd: 27746
--> Using interface ppp0
--> pppd:
[7f]
--> pppd:
[7f]
--> local IP address 114.121.108.214
--> pppd:
[7f]
--> remote IP address 10.6.6.6
--> pppd:
[7f]
--> primary DNS address 202.3.208.11
--> pppd:
[7f]
--> secondary DNS address 202.3.210.11

Selesai, kini cobalah akses google.com melalui Firefox.
Selamat mencoba.

Membuat access point (ad hoc network) di Linux Ubuntu

Bagaimana jika kita menemui kasus sebagai berikut:
Lima orang programmer sedang berkumpul untuk konsolidasi sistem yang tengah mereka buat. Masing-masing membawa notebook yang dilengkapi dengan wifi. Mereka membutuhkan koneksi satu sama lain sebagaimana sebuah LAN (Local Area Network). Inilah saat yang tepat untuk membuat access point di salah satu notebook, sedang notebook lainnya sebagai client.
Buatlah file repository RAB /etc/apt/sources.list.d/rab.list:
deb http://debian.rab.co.id/custom ./
Perbaharui daftar paket:
# apt-get update
Pasang paket yang dimaksud:
# apt-get install wicd-adhoc
Setelah itu installer mencoba mencari wifi interface. Jika segala sesuatunya lancar akan tampil seperti ini:
Nama pavilion
Interface wlan0
IP 192.168.2.1
Encrypt False

Jika ada kendala, sesuaikan /etc/wicd-adhoc.conf, lalu jalankan ini:
# /etc/init.d/wicd-adhoc start
Mudah-mudahan Anda beruntung agar bisa melanjutkan tahap berikutnya.
Sampai di sini sistem sudah dapat menerima "DHCP protocol", namun belum bisa memberikan IP ke client. Untuk itu pasanglah paket berikut ini:
# apt-get install dhcp3-server
Kemudian sesuaikan /etc/default/dhcp3-server:
INTERFACES="wlan0"
Sesuaikan juga /etc/dhcp3/dhcpd.conf:
ddns-update-style none;
default-lease-time 600;
max-lease-time 7200;
authoritative;
log-facility local7;

subnet 192.168.2.0 netmask 255.255.255.0 {
interface wlan0;
range 192.168.2.2 192.168.2.10;
option routers 192.168.2.1;
option domain-name-servers 202.59.201.67;
}
host pavilion {
hardware ethernet 00:1b:77:ca:d3:0f;
fixed-address 192.168.2.1;
}

MAC address 00:1b:77:ca:d3:0f bisa diperoleh melalui:
# ifconfig wlan0 | grep HWaddr
wlan0 Link encap:Ethernet HWaddr 00:1b:77:ca:d3:0f
Perhatikan blok host pavilion yang sebenarnya milik server itu sendiri. Mengapa masih perlu didaftarkan ?
Uji coba menunjukkan setelah interface wlan0 aktif dengan IP 192.168.2.1 dan DHCP server diaktifkan, wicd server melakukan "request IP" pada interface wlan0. Lalu disambut DHCP server dengan memberi IP 192.168.2.2. Blok itu memastikan wlan0 tetap mendapatkan IP 192.168.2.1 sesuai dengan MAC address-nya.
Kemudian aktifkan daemon-nya:
# /etc/init.d/dhcp3-server start
Konfigurasi selesai. Aktifkanlah wifi di notebook lainnya. Anda bisa pantau client request dengan cara:
# tail -f /var/log/messages
May 30 15:58:03 pavilion dhcpd: DHCPREQUEST for 192.168.2.3 (192.168.2.1) from 00:14:a7:2b:28:8c via wlan0
May 30 15:58:03 pavilion dhcpd: DHCPACK on 192.168.2.3 to 00:14:a7:2b:28:8c via wlan0
Bila server ini direstart sistem access point ini otomatis aktif. Jika tidak ingin itu terjadi, Anda bisa matikan autostart-nya:
# rm -f /etc/rc?.d/S??wicd-adhoc
Lalu aktifkan manual dengan cara:
# /etc/init.d/wicd-adhoc start
Secara keseluruhan teknik ini disebut juga dengan membuat Ad-Hoc Network. Selamat mencoba.

Perintah suara di Linux Ubuntu

Ini adalah artikel yang ditulis dan dipraktekkan oleh teman saya. Dengan menggunakan program yang ia tulis sendiri, ia berhasil membuat sistem Linux Ubuntu bisa mengenali satu perintah yang diucapkan oleh pengguna untuk mematikan komputer.
Meskipun ada beberapa alternatif lain untuk program pengenalan suara seperti gnome-voice-control dan julius, tapi sebagai dasar, tulisan dari teman saya ini bisa untuk dicoba.
Manusia: GO
Komputer: Are you sure ?
Manusia: ONE
Tidak lama kemudian komputer shutdown. Bagaimana caranya?
Pastikan komputer Anda memiliki microphone (mic). Biasanya laptop memiliki internal mic. Jadi Anda bisa langsung mencobanya menggunakan Audacity:
# apt-get install audacity
Rekam suara Anda dan dengarkan hasilnya. Jika masih kurang bagus, kurangi volume mic melalui mixer. Lalu coba rekam lagi. Kalau hasil rekaman sudah baik, Anda bisa tutup Audacity.
Kemudian tambahkanlah repository RAB, yaitu dengan membuat file /etc/apt/sources.list.d/rab.list yang berisi:
deb http://debian.rab.co.id/custom ./
Perbaharui daftar paket Debian:
# apt-get update
Lalu pasang voice-command:
# apt-get install voice-command
Tunggulah beberapa saat hingga cron menghidupkan otomatis program ini. Jika sudah hidup, Anda bisa lihat log-nya di /tmp/voice-command.log. Kemudian mulailah mengatakan "GO" dengan tegas. Kalau suara Anda dikenal dengan baik, komputer akan melakukan konfirmasi dengan bertanya "Are you sure ?". Jawablah dengan "ONE" sebagai password-nya. Jika beruntung komputer Anda akan di-shutdown.
Perintah "GO" memiliki timeout. Jadi jika tidak dijawab dengan password yang benar dalam 30 detik, Anda harus mengulang lagi perintah ini.
Selamat mencoba.

16 Wallpaper cantik untuk Ubuntu

Ubuntu beberapa pekan yang lalu Ubuntu 10.04 LTS yang diberi nama "Lucid Lynx" telah dirilis dan merupakan rilis Ubuntu yang terbaik yang ada sekarang ini.
Dengan berbagai peningkatan dan inovasi, Ubuntu Lucid menjadi distro yang disukai oleh banyak orang. Dan jika kita sudah menggunakan Ubuntu 10.04 (Lucid)maka kurang lengkap rasanya kalau tidak mengkoleksi wallpapernya.
Dibawah ini ada 31 wallpaper yang bisa kita gunakan untuk Ubuntu 10.04 dan juga untuk versi Ubuntu sebelumnya.

ubuntu lucid
ubuntu lucid
ubuntu lucid

10 Kesalahan yang sering dibuat oleh pemula Linux (newbie)

Linux Pengguna desktop baru di Linux sering kali membuat banyak kesalahan dan ini mungkin terjadi pada kita semua yang baru pindah ke Linux. Tidak mudah memang jika harus pindah dari satu sistem operasi yang begitu lama kita gunakan, seperti Windows, ke sistem operasi Linux yang jelas-jelas sangat berbeda.
Dibawah ini ada 12 kesalahan umum yang sering dibuat oleh para pemula Linux (newbie) ketika mereka menggunakan Linux. Dengan mengetahui kesalahan-kesalahan yang umum tersebut, diharapkan nantinya dapat sedikit mengurangi rasa 'frustasi' menggunakan Linux.
1. Beranggapan sedang menggunakan Windows
Rata-rata dari kita tahu Windows sejak pertama kali kita mengenal komputer sehingga tidaklah aneh jika begitu kita berpindah ke Linux, kita selalu membandingkan segala hal yang ada di Windows harus sama dengan yang ada di Linux. Padahal antara Windows dan Linux adalah dua sistem operasi yang berbeda sehingga cara kerjanya pun tidak akan persis sama.
2. Mencoba untuk menjalankan file exe
File-file exe tidak akan bisa dijalankan di Linux kecuali kita sudah menginstal program WINE. Hal ini kerap membuat kecewa para pengguna baru karena mereka tidak bisa menggunakan atau menginstal aplikasi Windows di Linux. Kembali kepada poin nomer satu bahwa Linux adalah sebuah sistem operasi yang cara kerjanya berbeda dengan Windows.
3. Memilih distibusi (distro) Linux yang salah
Salah satu masalah besar yang dihadapi oleh pengguna baru adalah memilih distro Linux yang salah. Bayangkan seorang pengguna baru yang memilih Gentoo atau Slackware atau Fedora, meskipun ketiga distro Linux tersebut adalah distro yang cukup bagus tapi untuk para pengguna baru kemungkinan dapat membuat mereka tidak betah menggunakannya. Gunakan distro Linux yang dibuat khusus untuk pengguna baru.
4. Tidak dapat menemukan software
Para pengguna baru banyak yang bermigrasi dari Windows, dan mereka mengira untuk mendapatkan software baru sama seperti di Windows. Di Linux agak berbeda, para pengguna baru perlu mengenal tool manajemen paket dari distro Linux yang mereka gunakan, seperti Synaptic, Packagekit dan Ubuntu Software Center. Dengan tool itulah nantinya kita dapat menemukan serta menginstal berbagai macam software.
5. Mengirim dokumen OpenOffice ke pengguna Microsoft Office dalam format default
Yang ini banyak terjadi karena para pengguna baru di Linux berpikir dokumen yang mereka buat serta simpan secara default menggunakan OpenOffice dapat secara otomatis dibuka oleh pengguna Microsoft Office. Jika ada kasus seperti itu maka jangan simpan secara default, tapi gunakan Save As (Simpan sebagai) dan pilih format dokumen untuk Microsoft Office (.doc atau .xls).
6. Menghindari command line
Jangan malu dan malas untuk belajar command line di Linux, karena setelah kita tahu 'keajaiban' command line nantinya kita akan semakin betah menggunakan Linux. Disinilah yang banyak terjadi, para pengguna baru malu dan malas untuk menggunakan command line dan lebih memilih perintah berbasis grafis.
7. Terlalu cepat menyerah
Banyak dari kita mungkin pernah mengalami hal ini. Menganggap Linux sulit untuk dipelajari dan digunakan sehingga hanya dalam waktu beberapa jam menggunakannya saja langsung berpikir untuk menyerah dan kembali menggunakan Windows. Bisa karena biasa, itulah sebuah kalimat bijak yang mengajak kita untuk membiasakan sesuatu hal agar bisa.
8. Mengira hirarki direktori Windows persis sama dengan di Linux
Tidak ada C:\ di Linux atau juga karakter "\" atau penggunaan spasi untuk nama file. Yang perlu diingat adalah di Linux semuanya dimulai dari / dan direktori pengguna yang paling penting adalah direktori home mereka (aka ~/ aka /home/USERNAME/).
9. Menunda update
Kesalahan yang ini tidak hanya dilakukan oleh pengguna baru saja, tapi pengguna lama dan sekelas admin pun banyak yang menunda update. Padahal dengan rutin mengupdate sistem Linux kita akan memastikan sistem lebih aman.
10. Login ke sistem sebagai root
Jangan login ke sistem sebagai root, namun login sebagai user biasa dan gunakan account root hanya bila benar-benar dibutuhkan saja.

Ajari anak Linux sedari kecil dengan Qimo Linux

LinuxQimo adalah sebuah sistem operasi desktop yang dirancang untuk anak-anak. Berbasiskan desktop Linux Ubuntu yang open source. Qimo dilengkapi dengan game-game untuk anak usia 3 tahun ke atas. Jadi kalau kita ingin mengajari anak kita Linux sedari kecil, maka Qimo sangat pas untuk anak-anak kita.
Antarmuka Qimo dirancang secara intuitif dan mudah digunakan, tersedia ikon-ikon besar untuk game yang terinstal, sehingga pengguna yang paling muda tidak akan bermasalah memilih aktivitas yang akan mereka lakukan.
Bagi yang sudah menggunakan Ubuntu 10.04, tidak perlu lagi melakukan instal Qimo dari awal. Cukup tambahkan paket qimo-session dari repositori Universe mengunakan Apt-get atau Synaptic dan setelah itu kita akan mendapatkan semua game, artwork dan desktop session terinstal.
jafar@roemasa:~$ apt-cache search qimo
qimo-games - Collection of games used in Qimo
qimo-session - Desktop environement for Kids
qimo-wallpaper - Desktop wallpaper for Qimo
jafar@roemasa:~$ sudo apt-get install qimo-session

Bila melakukannya dari software center, maka cari paket Kimo.
Kita perlu mendownloadnya jika kita ingin menginstal versi terakhir dari Kimo.

Versi terakhir adalah Qimo2 yang dirilis minggu lalu, berikut ini beberapa screenshot dari versi ini







Belajar Matematika dengan Tux









Ajak anak-anak kita belajar mengetik dengan Tux Typing

Link yang berguna : http://www.qimo4kids.com/

Bagaimana menginstal 13 Themes Bisigi yang mengagumkan di Ubuntu


Ubuntu Apakah kita bosan dengan themes default bawaan dari Ubuntu dan ingin mengubah tampilannya?
Themes Bisigi bisa menjadi alternatif bagi kita yang menginginkan berbagai macam themes untuk melengkapi koleksi themes di Ubuntu. Selain koleksi themes yang cukup lengkap, Themes Bisigi juga mudah diinstal karena sudah ada di repositori.
Themes Bisigi tersedia untuk Ubuntu 9.10 (Karmic) dan 10.04 (Lucid). Untuk menginstalnya ikuti langkah-langkah dibawah ini:
1. Buka Terminal(Applications - Accessories - Terminal) dan copy-paste baris berikut di Terminal.
sudo add-apt-repository ppa:bisigi && sudo apt-get update

2. Kemudian instal Themes Bisigi dengan perintah berikut:
sudo apt-get install bisigi-themes

3. Selesai

4. Total terdapat 13 themes, dan jika kita hanya ingin menggunakan beberapa saja maka kita bisa pilih-pilih menggunakan perintah berikut setelah sebelumnya lihat previewnya disini.
AquaDreams:              sudo aptitude install aquadreams-theme
Ubuntu Sunrise:          sudo aptitude install  ubuntu-sunrise-theme
Bamboo-Zen:              sudo aptitude install bamboo-zen-theme
Step into Freedom:     sudo aptitude install step-into-freedom-theme
Tropical:                sudo aptitude install tropical-theme
Exotic:                  sudo aptitude install exotic-theme
Balanzan:                sudo aptitude install balanzan-theme
Wild Shine:              sudo aptitude install wild-shine-theme
Infinity:                sudo aptitude install infinity-theme
Showtime:                sudo aptitude install showtime-theme
Orange:                  sudo aptitude install orange-theme
Ellanna:                 sudo aptitude install ellanna-theme
AirLines:                sudo aptitude install airlines-theme

instal ubuntu di flash disk

Mampu menjalankan Linux dari usb bar merupakan cara terbaik untuk menikmati pengalaman live CD (bisa menggunakan Linux di komputer mungkin anda akan mendapatkan oleh) dan keuntungan besar yang mudah untuk membawa sekitar dari CD.
1. Persyaratan

Untuk mereproduksi tutorial ini, Anda akan memerlukan beberapa barang seperti:

* Sebuah liveCD ubuntu
* Bar usb minimal 1G
* Sistem operasi Linux berjalan


Sekarang bahwa Anda memiliki semua ini, sekarang saatnya untuk mempersiapkan Anda melakukan host USB bar Ubuntu liveCD file.
2. Menyiapkan disk USB
2.1. Menemukan perangkat

Di tempat pertama, Anda harus plug usb drive Anda dan memeriksa di mana perangkat berkaitan. Untuk mengetahui perangkat, jalankan:

$ sudo fdisk-l

Pada sistem saya, perangkat ini muncul sebagai / dev / sdb, maka saya akan menggunakan / dev / sdb sebagai referensi untuk tutorial ini, silahkan ganti sesuai untuk sistem anda (mungkin sda, SDC ...).
Setelah Anda menemukan perangkat Anda, Anda akan membuat partisi.

Menggunakan nama perangkat yang salah mungkin menghancurkan partisi sistem anda, silakan periksa
2.2. Membuat partisi

Pastikan setiap partisi Anda sudah terpasang yang unmount:

$ Sudo umount / dev/sdb1

dan kemudian memulai fdisk, alat untuk mengedit partisi bawah linux:

sudo fdisk / dev / sdb

Kami akan menghapus semua partisi dan kemudian membuat 2 partisi baru: satu partisi lemak dari 750 yang akan menjadi tuan rumah file dari iso live CD, dan sisanya di partisi lain.

Pada prompt fdisk jenis dx di mana x adalah nomor partisi (Anda cukup mengetik d jika Anda hanya memiliki satu partisi), maka:

* N untuk menciptakan partisi baru
* P untuk membuat primary
* 1 sehingga partisi primer pertama
* Terima default atau tipe 1 dimulai dari silinder pertama
* 750 M untuk membuat 750 Meg besar
* Untuk mengaktifkan partisi aktif untuk boot
* 1 untuk memilih partisi 1
* T untuk mengubah tipe partisi
* 6 sampai set ke FAT16

Sekarang kita telah keluar partisi pertama mendirikan, mari kita ciptakan yang kedua:

* N untuk membuat lagi partisi baru
* P untuk membuat primary
* 2 sebagai partisi kedua
* Terima default dengan mengetikkan Masukkan
* Terima default untuk membuat partisi sebesar-besarnya
* Akhirnya, ketik w untuk menulis perubahan tersebut usb flashdisk Anda

Partisi sekarang diciptakan, mari kita format mereka.
2.3. Memformat partisi

Partisi pertama akan menjadi formated sebagai filesystem FAT ukuran 16 dan kita akan atribut itu label "LiveUSB".

16-n LiveUSB mkfs.vfat $ sudo-F / dev/sdb1

Partisi kedua akan menjadi tipe ext2 dengan blocksize dari 4.096 byte dan label casper-rw. Pikiran yang harus diberi label casper-rw tutorial dinyatakan tidak akan bekerja!.

$ Sudo mkfs.ext2-b 4096-L casper-rw / dev/sdb2

Pada tahap ini, usb flashdisk kami siap menjadi tuan rumah gambar liveCD. Sekarang, mari kita salin file ke usb bar.

3. Instalasi Ubuntu pada USB stick
3.1. Mount Ubuntu liveCD gambar

Pertama-tama kita perlu me-mount iso ubuntu kita. Tergantung jika Anda memiliki file iso atau. CD, ada adalah 2 cara yang berbeda dari mounting itu.
3.1.1. Mount dari CD

Orang yang menggunakan Ubuntu atau distro yang user-friendly lain, hanya mungkin harus memasukkan cd dan akan di-mount secara otomatis. Jika hal ini tidak terjadi:

$ sudo mount / media / cdrom

harus mount.
3.1.2. Mount dari iso image file.

Kita akan perlu untuk membuat direktori sementara, biarkan katakan / tmp / ubuntu-livecd dan kemudian mount iso kami (saya akan menggunakan iso penuh semangat coklat kekuningan).

$ mkdir / tmp / ubuntu-livecd
mount-o loop $ sudo / path/to/feisty-desktop-i386.iso / tmp / ubuntu-livecd

Setelah gambar cd siap, sekarang saatnya untuk me-mount partisi usb bar yang baru dibuat:
3.2. Mount partisi usb bar

Sama di sini, Anda mungkin bisa mendapatkan keduanya partisi Anda dengan hanya replugging yang usb flashdisk, partisi akan muncul sebagai: / media / LiveUSB dan / media / casper-rw. Jika hal ini tidak terjadi, maka Anda perlu untuk me-mount secara manual:

$ mkdir / tmp / LiveUSB
$ sudo mount / dev/sdb1 / tmp / LiveUSB

Semua partisi yang kita butuhkan sekarang terpasang, mari kita salin file.
3.3. Menyalin file ke usb bar

Biarkan positionned diri pada direktori CD image (dalam kasus saya: / tmp / ubuntu-livecd, tapi mungkin / media / cdrom, dan salin di root partisi usb pertama Anda:

* Direktori: 'casper', 'disctree', '' dists, 'install', 'foto', 'kolam', 'preseed', '. Disk'
* Materi direktori 'isolinux'
* Dan md5sum.txt file ',' README.diskdefines ',' ubuntu.ico '
* Serta file: 'casper / vmlinuz', 'casper / initrd.gz' dan 'install/mt86plus'

$ Cd / tmp / ubuntu-livecd
$ Sudo cp-rf casper dists install pics disctree preseed kolam. Disk isolinux / * md5sum.txt README.diskdefines ubuntu.ico casper / vmlinuz casper / initrd.gz install/mt86plus / tmp / LiveUSB /

Mungkin mengeluh tentang link simbolik tidak dapat membuat, Anda dapat mengabaikan ini.

Sekarang mari kita pergi ke partisi pertama dari disk Anda dan mengubah nama isolinux.cfg ke syslinux.cfg:

$ Cd / tmp / LiveUSB
$ Sudo mv isolinux.cfg syslinux.cfg

perubahan / tmp / LiveUSB sesuai dengan pengaturan yang Anda

Edit syslinux.cfg sehingga terlihat seperti:

DEFAULT persistent
GFXBOOT bootlogo
LATAR BELAKANG GFXBOOT-0xB6875A
APPEND file = preseed / ubuntu.seed boot = casper initrd = initrd.gz ramdisk_size = 1048576 root = / dev / ram rw splash tenang -
LABEL gigih
^ menu label Start Ubuntu dalam mode gigih
kernel vmlinuz
append file = preseed / boot = casper initrd ubuntu.seed persisten = initrd.gz ramdisk_size = 1048576 root = / dev / ram rw splash tenang -
LABEL hidup
^ Start menu label atau menginstal Ubuntu
kernel vmlinuz
append file = preseed / boot ubuntu.seed = casper initrd = initrd.gz ramdisk_size = 1048576 root = / dev / ram rw splash tenang -
LABEL xforcevesa
menu label Start Ubuntu dalam mode grafis ^ aman
kernel vmlinuz
append file = preseed / boot ubuntu.seed = casper initrd = initrd.gz xforcevesa ramdisk_size = 1048576 root = / dev / ram rw splash tenang -
LABEL cek
menu ^ Periksa label CD untuk cacat
kernel vmlinuz
append boot = casper initrd integritas-check = initrd.gz ramdisk_size = 1048576 root = / dev / ram rw splash tenang -
LABEL memtest
menu label uji Memori ^
kernel mt86plus
tambahkan -
LABEL hd
menu label ^ Boot dari hard disk pertama
localboot 0x80
tambahkan -
DISPLAY isolinux.txt
TIMEOUT 300
PROMPT 1
F1 f1.txt
F2 f2.txt
F3 f3.txt
F4 f4.txt
F5.txt F5
F6 f6.txt
F7 f7.txt
F8 f8.txt
F9 f9.txt
F0 f10.txt

Pakan, akhirnya kami telah disk usb kami hampir usuable. Kami memiliki hal terakhir yang harus dilakukan: membuat bootable usb.
3.4. Membuat bootable usb bar.

untuk membuat bootable disk kita, kita perlu menginstal syslinux dan mtools:

$ Sudo apt-get install syslinux mtools

Dan akhirnya unmount / dev/sdb1 dan membuatnya bootable:

$ Cd
$ sudo umount / tmp / LiveUSB
$ Sudo syslinux-f / dev/sdb1

Di sini kita: D, reboot, mengatur BIOS untuk boot dari usb bar dan menikmati linux Ubuntu dari flashdisk
4. Mengatasi Masalah

Jika Anda mengalami masalah boot pada panel usb, ini mungkin disebabkan karena MBR yang rusak. Untuk memperbaikinya, Anda dapat menggunakan LILO
$ Lilo-M / dev / sdb

akan memperbaiki MBR pada perangkat / dev / sdb

abdul adek e pak tani

Sugeng rawuh wonten blog kulo
Selamat datang di blog q
welcome to my blog

Followers

About Me

Foto Saya
abdul&upin
Kota GADIS, east java, Indonesia
q orang yang masih awam dalam hal blogger seperti ini.....jadi pengen belajar aja.....kata bapak WHERE THEREIS A WILL THERE IS A WAY.......
Lihat profil lengkapku
 

Copyright © 2009 by abdul sayang upin

Template by Blogger Templates | Powered by Blogger